Wednesday, April 3, 2013

Biology song - GLYCOLYSIS SONG

As previous...here uploade glycolisis video to make it easy for student in learning glycolisis.
Soon I will upload more video of my biology activity.




KREBs Cycle song...taken from my biology class activity


This video is made by encouraging students for our biology activity.
By this video we found krbs  cycle become easier to understood and memorized.
Just follow the song and read the lyric..have a nice study
Great job girlz !!!

Mengatasi Kutu Kasur

Sekedar tambahan dari beberapa artikel yang sudah dibaca, beberapa cara singkat mengatasi kutu kasur antara lain :

1 . Paparkan ke suhu tinggi, tujuannya untuk membunuh kutu dan telur telurnya sekaligus. So..jemur kasur....terutama kasur asrama :)

2. Bersih-bersih!!! Cuci semua perlengkapan kasur, And hindari meletakkan baju baju atau handuk kotor atau lembab di atas kasur.

3. Punya Hair dryer  ?? Gunakan pembersih uap atau bisa juga dengan hair dryer bersuhu tinggi.Karena pada intinya kutu kasur tidak tahan terhadap suhu ekstrim 
4. Semprotkan campuran tea tree oil dengan air. Ini lebih aman dari pada menggunakan pestisida, karena residu pestisida pasti akan tertinggal di kasur. Bahkan secara biologi bisa memunculkan resistensi kutu kasur tersebut terhadap pestisida yang digunakan. Penggunaan pestisida juga hanya mematikan kutu nya tapi tidak telur telurnya!

Tuesday, April 2, 2013

KUTU KASUR....how to get rid them !!!

Bedbugs adalah serangga parasit yang menghisap darah. Mendapat nama "kutu kasur" karena mereka lebih memilih untuk tinggal di rumah yang hangat terutama daerah yang dekat dengan atau di dalam tempat tidur atau tempat tidur. Pada siang hari mereka bersembunyi di kasur, celah dan retakan, dan kawasan lindung lain yang dekat dengan tempat tidur. Mereka biasanya makan pada malam hari tetapi tidak secara eksklusif. Mereka biasanya memakan "tuan rumah" (mereka tanpa diketahui. Ketika mereka keluar  makan mereka menggunakan isyarat kimia dan panas tubuh untuk menemukan host, dan hanya memberi makan selama sekitar 10 menit sebelum kembali ke tempat persembunyian mereka. Ketika mereka  makan "Kita" kutu kasur ini menyuntikkan air liur  sehingga menyebabkan reaksi alergi yang dapat menyebabkan pembengkakan, gatal, atau pembakaran yang dapat bertahan selama seminggu atau lebih.
Penyebaran kutu kasur terutama melalui aktivitas manusia. Ini berarti, dalam banyak kasus, bahwa manusia benar-benar membawa mereka ke rumah mereka. Beberapa wilayah yang terburuk untuk infestasi kepinding adalah hotel / motel.so...hati hati..:). Hal ini penting untuk memeriksa daerah-daerah  sekitar kasur, tempat tidur,  dan setiap celah dan celah celah tempat tidur.  Kadang-kadang dapat menyebabkan orang-orang membawa bug ini ke rumah mereka melalui bagasi atau binatu. Cara lain yang mereka bisa tersebar oleh hewan, terutama burung. Sekali mereka masuk ke rumah mereka akan  menyebar ke seluruh rumah.
Setelah Kutu kasur masuk ke rumah sangat penting melakukan pemeriksaan. Hal ini sangat penting untuk memastikan semua tempat persembunyian kutu kasur ini. Pemeriksaan ini meliputi mencermati mereka atau kotoran kering sepanjang seluruh rumah di berbagai bidang seperti kasur, kepala tempat sofa,  dan tepi karpet, selimut, dan sekitar apa yang tergantung di dinding. Karena pemeriksaan perlu begitu menyeluruh kadang kadang inspeksi tersebut dapat berlangsung selama beberapa jam. Alasan pemeriksaan sangat penting adalah karena pesatnya laju reproduksi Kutu kasur ini. Mengingat kondisi yang tepat mereka akan memberi makan dan berkembang biak sepanjang tahun. Kutu kasur betina bisa bertelur sampai dengan 200-500 telur!!! 


from ezinearticles.com
By Jon Harbin

SALMONELLA


Genus Salmonella  terdiri dari beragam bakteri dari beberapa 2.579 variasi dari Salmonella enterica sampai dengan Salmonella bongori. Menjadi agen etiologi penyakit, mulai dari reptil ke manusia, Salmonella memunculkanberbagai tantangan terus menerus kepada peneliti.
Salmonella ada di mana-mana dan memiliki kemampuan untuk merespon dan bertahan di berbagai lingkungan.
Salmonella adalah genus bakteri yang merupakan penyebab utama dari penyakit karena makanan di seluruh dunia. Bakteri umumnya ditularkan ke manusia melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi yang berasal dari hewan - terutama daging, unggas, telur dan susu dan produk susu lainnya.

Karena tingkat resistensinya yang  meningkat terhadap berbagai agen antimikroba, termasuk sefalosporin generasi ketiga, kemoterapi antimikroba menggunakan antibiotik yang tersedia telah terlampaui. Hal ini tentu memberikan kerugian secara ekonomi. Ini makin diperparah oleh munculnya plasmid-borne perlawanan fluorokuinolon di kedua Salmonella typhoidal dan nontyphoidal dan transfer horizontal gen penyandi resistensi antimikroba.
Resistensi terhadap sefalosporin, karena produksi diperpanjang - spektrum Î ²-laktamase (ESBLs) merupakan masalah yang semakin meningkat, dan itu adalah penyebab keprihatinan serius di seluruh dunia.
Enzim ini telah terdeteksi di banyak spesies dari keluarga Enterobacteriaceae, termasuk variasi yang  berbeda dari Salmonella enterica. Kemampuan Salmonella ada di biofilm semakin menyusahkan untuk pemusnahannya dan kemampuannya memperpanjang hidupnya.
Meskipun beberapa laporan telah dipublikasikan menyoroti munculnya kembali kerentanan terhadap obat konvensional digunakan, resistensi antimikroba terus menjadi masalah besar di depan otoritas kesehatan. Ini juga poin terhadap sifat fluidic terus berubah pola antibiogram, yang memerlukan sistem pengawasan yang kuat dan efektif mampu melihat perubahan dalam pola antibiogram untuk memungkinkan otoritas kesehatan untuk menanggapi perubahan ini dengan segera.
Ada banyak publikasi penelitian yang tersedia berfokus pada aspek yang berbeda dari Salmonella dalam dekade terakhir. Jadi, apa perlunya sebuah buku tentang Salmonella? Jawabannya sederhana. Saat ini, jumlah infeksi karena Salmonella pada manusia dan hewan mengakibatkan morbiditas tinggi, kematian, dan akhirnya menyebabkan patogenisitas kerugian besar secara ekonomi tentunya, ketahanan, dan immunoprophylaxis untuk memberikan pemahaman yang lebih baik dari bakteri ini yang dapat membantu dalam memerangi mikroorganisme ini secara efisien. 


 

Monday, April 1, 2013

LKIR (LOMBA KARYA ILMIAH REMAJA) 2013

Satu lagi ajang lomba untuk anak SMA sederajat...(SMP juga boleh ikut) lebih tua dari ISPO ataupun OPSI...LKIR 2013 by LIPI
(so... untuk siswa yang sudah punya ide penelitian..up to you..mau ikut ikut OPSI atau LKIR, silahkan baca detailnya karena persyaratan masing masingnya berbeda :)

PERSYARATAN
  1. Siswa SMP dan SMA atau sederajat, berusia 12-19 tahun terhitung pada tanggal 1 Oktober 2013.
  2. Perorangan atau kelompok maksimal 2 (dua) orang.
  3. Belum pernah menjadi pemenang LKIR dalam kurun waktu dua tahun terakhir :)
  4. Melampirkan surat keterangan/rekomendasi dari sekolah/instansi terkait dan daftar riwayat hidup yang berisi: nama lengkap, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, alamat, sekolah/instansi, nomor telepon/HP, dan email serta diketahui oleh orangtua atau wali.
BIDANG PENELITIAN
  1. Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), meliputi Umum dan Kependudukan
  2. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  3. Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa (IPT)
PANDUAN PENULISAN PROPOSAL
  1. Judul bebas (dalam konteks obyek bidang penelitian).
  2. Materi merupakan proposal penelitian yang akan dilaksanakan dengan metode ilmiah dan ditulis sesuai dengan kaidah penulisan yang benar, memakai template yang telah ditentukan meliputi:
    • Judul dan nama penulis dalam 1 (satu) halaman.
    • Penulisan abstrak tidak lebih dari 300 kata.
    • Substansi: pendahuluan, masalah yang akan diteliti, hal baru yang diajukan terkait masalah, metode yang akan dilakukan sebagai justifikasi terkait masalah, kesimpulan, referensi.
    • Daftar riwayat hidup setiap peserta.
    • Format judul dan abstrak dapat diunduh melalui situs LKIR 2013 http://kompetisi.lipi.go.id/lkir45
  3. Proposal Penelitian belum menjadi Karya Tulis Ilmiah.
  4. Diketik dengan jarak 1½ spasi, jenis huruf Arial, ukuran huruf 11, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  5. Untuk bidang IPSK, dibagi 2 sub bidang yaitu Umum dan Kependudukan. Sub bidang Umum meliputi ekonomi, politik, dan budaya. Sub bidang Kependudukan meliputi penduduk dan pembangunan, jumlah dan pertumbuhan penduduk, penduduk usia produktif, generasi muda, serta urbanisasi dan pengembangan kota.
  6. Proposal penelitian dikirimkan secara elektronik melalui situs LKIR 2013 diterima oleh panitia selambat-lambatnya tanggal 4 Mei 2013.
  7. Panduan dan informasi lomba dapat dilihat melalui situs LKIR 2013.
  8. Pengumuman proposal penelitian yang disetujui akan dilakukan pembimbingan oleh LIPI, diinformasikan pada tanggal 31 Mei 2013 melalui situs LIPI di bagian pengumuman.
  9. Proses pembimbingan proposal penelitian akan dilakukan oleh Pembimbing yang ditentukan oleh LIPI.
  10. Kegiatan pembimbingan penelitian proposal yang telah disetujui akan dilakukan dalam periode 10 Juni – 10 September 2013.
  11. Finalis akan diundang ke Jakarta untuk pameran dan presentasi. Bagi finalis kelompok, yang diundang hanya Peneliti Utama (berada di urutan pertama) untuk mewakili kelompoknya. Pengumuman finalis dapat dilihat melalui situs LKIR 2013 pada tanggal 19 September 2013.
  12. Panitia berhak menyebarluaskan/mensosialisasikan karya tulis dan alat peraga yang diperlombakan melalui berbagai media.
  13. Peserta wajib menyerahkan karya tulis dan alat peraga yang diperlombakan kepada LIPI untuk disebarluaskan/disosialisasikan melalui berbagai media.
  14. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.
HADIAH
Pemenang akan mendapatkan piala dan piagam penghargaan dari LIPI serta uang tunai.

KONTAK
Panitia Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Ke-45 Tahun 2013
Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan Iptek LIPI
Gedung Sasana Widya Sarwono Lt. 5
Jl. Jend. Gatot Subroto No. 10
Jakarta Selatan 12710
Telp (021) 5225711, ext. 1273, 1274, 1276
Fax. (021) 5251834, 52920839

Sunday, March 31, 2013

OPSI (OLIMPIADE PENELITIAN SISWA INDONESIA) 2013

Teruntuk siswa siswi SMA yang berminat mngikuti ajang olimpiade nasional, berikut pedoman ajang OPSI (olimpiade penelititan siswa indonesia) 2013

A.  Bidang Lomba pada OPSI
Bidang lomba pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia tahun 2013
dikelompokkan  sebagai berikut:
Sains Dasar
Matematikaa.
Fisika
Kimia
Biologi.

Sains Terapan
Ekologi
Mesin dan Elektronika
Informatika
Kesehatan
Pertanian

Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora
Ekonomi dan Manajemen
Sejarah dan Budaya
Bahasa, Sastra dan Seni
Pendidikan dan Psikologi
Sosiologi dan Antropologi

B.  Persyaratan Seleksi
1. Peserta adalah siswa SMA/MA kelas X atau XI pada bulan April 
2013;
2. Projek/penelitian dapat dilakukan secara individual atau 
berkelompok;
3. Satu Kelompok Peneliti maksimal berjumlah 3 (tiga) orang termasuk 
ketua kelompok;
4. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 (satu) judul 
penelitian;
5. Naskah penelitian yang diusulkan adalah penelitian yang dikerjakan 
saat siswa masih kelas X atau kelas XI.
6. Peserta mengirimkan naskah hasil penelitiannya sebanyak 1
eksemplar dalam bentuk hardcopy dan sebuah file dalam bentuk CD
dalam format MS-WORD kepada panitia;
7. Peserta menyertakan pasfoto berwarna dalam file digital yang
dimasukkan ke dalam CD bersama naskah makalahnya;
8. Peserta membuat pernyataan orisinalitas karya penelitiannya dan
pernyataan bahwa makalah yang diajukan belum pernah menjuarai
lomba karya ilmiah tingkat nasional/internasional.
8. Untuk memudahkan, cover makalah  Bidang Sains Dasar berwarna 
Merah, cover makalah Bidang Sains Terapan berwarna Kuning, dan
cover  makalah Bidang IPS/Humaniora berwana Hijau
Catatan: Makalah dan berkas persyatan lainnya menjadi milik panitia.

C.  Tata Cara Pendaftaran
Berkas persyaratan dimasukkan ke dalam amplop, dan dikirimkan kepada
panitia, dengan alamat:
Panitia Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)
Subdit Kelembagaan dan Peserta Didik
Direktorat Pembinaan SMA
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah
Jl. R.S. Fatmawati, Cipete
Jakarta Selatan - 12410
Tlp. 021-75912056, 75908519; Fax: 021-75908519, 75912057

D.  Tahap Pelaksanaan
Kegiatan OPSI ini dibagi ke dalam tiga tahapan, yaitu
1. Tahap penilaian naskah;
2. Tahap gelar poster dan pameran;
3. Tahap presentasi.

D.1.  Tahap Pertama: Penilaian Naskah
Tim juri/penilai yang dibentuk dan ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan
SMA melakukan penilaian naskah laporan peneltian yang diajukan peserta
dengan mengacu kepada kriteria yang telah ditetapkan. Melalui penilaian
tersebut dihasilkan sejumlah NASKAH TERSELEKSI, dan peserta yang
meraih PENGHARGAAN NASKAH. Jumlah naskah yang lolos pada tahap
pertama tersebut tidak harus seimbang untuk masing-masing bidang ilmu.
Peneliti yang naskahnya terpilih pada saringan tahap pertama ini dipanggil
untuk mengikuti tahap selanjutnya.

Teknis seleksi tahap pertama adalah sebagai berikut:
1. Peserta mengirimkan naskah hasil penelitian kepada panitia sesuai
dengan jadwal yang ditentukan;
2. Direktorat Pembinaan SMA menetapkan tim juri;
3. Tim juri melakukan penilaian naskah hasil penelitian sesuai dengan
kriteria penilaian yang ditetapkan;
4. Direktorat Pembinaan SMA menetapkan naskah hasil penelitian yang
terpilih pada tahap pertama;
5. Direktorat Pembinaan SMA mengundang peserta yang berhasil masuk
ke tahap berikutnya.


D.2. Tahap ke Dua: Gelar Poster dan Pameran
Peserta yang naskah hasil penelitiannya terpilih pada tahap pertama
diharuskan menampilkan hasil penelitiannya pada kegiatan Gelar Poster
dan Pameran. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menilai poster dan
pameran hasil penelitiannya. Dari kegiatan tersebut dihasilkan peserta
yang BERHASIL MASUK  KE TAHAP PRESENTASI, peserta yang
meraih PENGHARGAAN POSTER.

Teknis pelaksanaan seleksi tahap ke dua adalah sebagai berikut:

1. Peserta yang diundang (lolos tahap pertama) diharuskan menyiapkan
poster hasil penelitan dan material pajang hasil penelitiannya, dan
dibawa secara langsung saat pelaksanaan seleksi tahap ke dua;
2. Peserta memasang poster dan memajang hasil penelitian sesuai
dengan waktu yang ditentukan;
3. Tim juri melakukan penilaian terhadap poster dan pameran;
4. Tim juri melakukan tanya-jawab dengan peserta, berdasar pada format
penilaian poster dan pameran;
5. Peserta juga melayani pertanyaan dari pengunjung;
6.Tim juri masing-masing bidang penelitian mengajukan peserta yang
terseleksi pada tahap gelar poster dan pameran kepada Direktur
Pembinaan SMA;
7. Direktorat Pembinaan SMA menetapkan peserta yang berhasil masuk
ke tahap presentasi

D.3. Tahap ke Tiga: Presentasi
Presentasi dikelompokkan sesuai dengan kelompok bidang penelitiannya.
Setelah memaparkan hasil penelitiannya, peserta menjawab pertanyaanpertanyaan juri. Dari kegiatan tahap ketiga ini dihasilkan peserta yang
meraih “PENGHARGAAN PRESENTASI”.
Teknis pelaksanaan seleksi tahap ke tiga adalah sebagai berikut:
1. Peserta memaparkan hasil penelitiannya dalam bahasa Indonesia
selama 10 menit, dilanjutkan tanya-jawab dengan tim juri;
2. Tim juri mengajukan peserta terbaik pada masing-masing kelompok bidang penelitian.

TIM JURI
Penjurian pada semua tahap seleksi akan dilakukan oleh tim juri yang
pada tingkat nasional dibentuk dan ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan
SMA. Tim juri terdiri dari para peneliti dari berbagai lembaga penelitian
dan perguruan tinggi. Keputusan tim juri tidak dapat diganggu gugat.

F.  PEMENANG OPSI
F.1. Kategori Pemenang
Pemenang dikelompokkan berdasarkan kelompok bidang penelitian:
kelompok bidang ilmu.

Sains Dasar
MEDALI EMAS   : 3 orang atau 3 judul penelitian
MEDALI PERAK   : 3 orang atau 3 judul penelitian
MEDALI PERUNGGU  : 3 orang atau 3 judul penelitian
PENGHARGAAN MAKALAH  : 1 orang atau 1 judul penelitian
PENGHARGAAN POSTER : 1 orang atau 1 judul penelitian
PENGHARGAAN PRESENTASI : 1 orang atau 1 judul penelitian
PENGHARGAAN KHUSUS : 3 orang atau 3 judul penelitian

Sains Terapan
MEDALI EMAS   : 3 orang atau 3 judul penelitian
MEDALI PERAK   : 3 orang atau 3 judul penelitian
MEDALI PERUNGGU  : 3 orang atau 3 judul penelitian
PENGHARGAAN MAKALAH  : 1 orang atau 1 judul penelitian
PENGHARGAAN POSTER : 1 orang atau 1 judul penelitian
PENGHARGAAN PRESENTASI : 1 orang atau 1 judul penelitian
PENGHARGAAN KHUSUS : 3 orang atau 3 judul penelitian

IPS dan Bahasa
MEDALI EMAS   : 3 orang atau 3 judul penelitian
MEDALI PERAK   : 3 orang atau 3 judul penelitian
MEDALI PERUNGGU  : 3 orang atau 3 judul penelitian
PENGHARGAAN MAKALAH : 1 orang atau 1 judul penelitian
PENGHARGAAN IPOSTER : 1 orang atau 1 judul penelitian
PENGHARGAAN PRESENTASI : 1 orang atau 1 judul penelitian
PENGHARGAAN KHUSUS : 3 orang atau 3 judul penelitian


G. JADWAL PELAKSANAAN OPSI
Berikut adalah jadwal global pelaksanaan OPSI tahun 2012:

SELEKSI NASKAH
Batas Waktu Penerimaan Naskah 1 Agustus 2013

Penilaian Naskah : Minggu ke-4 Bulan Agustus 2013

Pengumuman Hasil Seleksi Naskah dan Pemanggilan Peserta Seleksi Tahap kedua :
Minggu ke 2 Bulan September 2013

GELAR POSTER DAN PAMERAN

Waktu Tanggal 6 – 12  Oktober 2013
Tempat : Jakarta
Peserta : Disesuaikan dengan Jumlah Naskah yang layak

PRESENTASI
Waktu :Terangkai dengan Gelar Poster dan Pameran
Tempat : Sama dengan Gelar Poster dan Pameran
Peserta : Peserta yang lolos babak ketiga